Buying Activities   |   Selling Activities Home   |   myAccount   |   Register   |   Contact Us
PRODUCT
COMPANY
BUYING
SELLING
Armindo Prima, PT : Bahan Peledak   ·   Adhya Bumi Batam, PT : Real Estate Developers   ·   Fenomena Biro Konsultan : Psychologist   ·   Virus Fashion Wear : Uniform - Mens Manufacturer   ·   PT.PADMANABA PUTRA MANDIRI : Eels(belut),Cacing Lumbricus Rubellus   ·   Batik Dara Shella : Batik   ·   Cahaya Makmur, CV : Lamps   ·   Multi Artha Graha, PT : Glass   ·   Bukit Jaya Abadi, PT : Besi & Baja   ·   era baru : rokokherbal/sehat/alami/   ·   Binka Panca Karya : Folding Gate - Polycarbonate rolling door - aluminium & stainless stell rolling grille dsb   ·   Violetta : Gorden - wallpaper - carpet - meubel   ·   Akasya Catering : Catering   ·   Javanet Cafe : Cafe   ·   Central Sandang Perkasa Toko : Textile Merchant   ·   Mulia Karya Karunia Abadi, PT : Coal / Batubara   ·   RS Metropolitan Medical Centre : Hospital General   ·   Karya Maju Bahagia : pembersih ruangan   ·   PT Gubuk Tani Nelayan : Penangkapan Ikan   ·   Aon Toko : Jeans   ·   Aromatherapy Imports : Aromatherapy, Skin Care   ·   Toko Inti : Fishing tackle   ·   Rajawali Citra Televisi Indonesia, PT : Television Station And Broadcasting Companies   ·   Rukun Cipta Sukses, PT : Locks & Handle   ·   Sinar Cipta Abadi, PT : Sporting Goods   ·   Lini Estujaya Indonesia, PT : Advertising Newspaper   ·   DSP Styling : Motorcar Salon   ·   Asuransi Winterthur Life Indonesia, PT : Asuransi   ·   CItra Wira Agung, PT : Adhesive & Glues   ·   Roda Jaya Ekspedisi : Ekspedisi   ·   
DAPATKAN WEBSITE BISNIS PRIBADI USAHA ANDA
Other Articles
16 record(s),  page: 1.2.3.4
LISTRIK DARI LIMBAH SAWIT
Eka mengatakan, Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi yang sangat besar untuk menerapkan proyek pengolahan limbah PKS menjadi energi, mengingat Indonesia memiliki luas areal tanam sawit sebesar 7,12 juta hektar yang menghasilkan produksi CPO sebesar 20 juta ton
USAHA KELINCI SATIN YANG MENGUNTUNGKAN
Satin umur 4 bulan saja bisa laku sampai Rp. 400.000 sampai dengan Rp. 1.000.000/pasang apalagi indukan yang mempunyai kualitas istimewa paling murah bisa terjual Rp. 3.000.000-an/pasang
Sepuluh Ton Biodiesel dari 100 Pohon Kemiri Sunan
Hanya dengan 100 pohon Kemiri Sunan ( Aleuritus trisperma BLANCO) bisa diperoleh minyak biodiesel 10 ton/ tahun. Hasil minyak tanaman Kemiri Sunan tersebut 4-5 kali lebih tinggi dibandingkan Jarak Pagar dan 2 kali lebih tinggi dibanding Kelapa Sawit
Memetik Dolar dari Tanaman Hias
Total perdagangan tanaman hias dunia mencapai 90 miliar dolar AS/ tahun. Transaksi itu jauh lebih besar dibanding transaksi alas kaki (sepatu) yang hanya 60 miliar dolar per tahun.
Kompos Cacing Tanah
Kompos cacing tanah atau terkenal dengan casting yaitu proses pengomposan juga dapat melibatkan organisme makro seperti cacing tanah. Kerjasama antara cacing tanah dengan mikro organisme memberi dampak proses penguraian yang berjalan dengan baik
BUSINESS OPPORTUNITIES
Untung Memuaskan dari Udang Vaname

Petambak udang windu (Monodon sp) tidak perlu putus asa bila udangnya terserang penyakit. Ganti saja dengan membudidayakan udang jenis lain yakni: udang putih (Vaname). Untungnya pun memuaskan.

Banyak petambak udang windu yang sudah putus asa. Mereka membiarkan tambaknya terbengkalai. Ketut Sugama, Direktur Perbenihan, Ditjen Perikanan Budidaya, Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) mengatakan ada sekitar 100 ribu ha tambak udang di pantai utara Jawa saat ini masih terbengkalai. Pasalnya, komoditi udang windu yang biasa mereka tanam tidak lagi bisa hidup karena selalu terkena serangan penyakit ganas.

Ketut Sugama menjelaskan ada banyak faktor yang menyebabkan udang windu tersebut mati. “Penyebab kematian udang windu umumnya adalah karena ada inveksi penyakit ganas, lalu lingkungannya yang rusak dan tercemar, benihnya tidak bebas penyakit,” katanya.

Ketut yang juga peneliti udang mengisahkan awal mula udang-udang windu Indonesia terserang penyakit. Pertama-tama, ada inveksi penyakit yellow head deaseas pada tahun 1992 di China, Philipina, Thailand dan akhirnya masuk ke Indonesia. Lalu, muncul lagi penyakit baru pada tahun 1997/98: white spot virus, penyakit ini bisa menyebabkan populasi udang windu di tambak mati semuanya. “Serangan penyakit ini membuat usaha budidaya udang monodon gagal total di seluruh dunia,” ungkapnya.

15 Ton/Ha
Dalam situasi itu, Ketut menyaksikan Negara China mencoba mengganti udang windu dengan udang vaname dan berhasil. Tertarik dengan keberhasilan China, Ketut pun mengujicoba udang putih asal Amerika Latin ini di Indonesia. Ujicoba dilakukan pada tahun 1999 selama dua tahun. Hasilnya menggembirakan, produktivitas mencapai 15 ton/ha dengan teknik budidaya system intensif dan kepadatan tebar 100 ekor/m2. Cukup memuaskan untungnya.

Kemudian, pada tahun 2001, setelah melalui serangkaian ujicoba, udang vaname pun dimasukkan ke Indonesia. Saat ini, tuturnya, sudah 80-90 persen tambak udang di Indonesia menanam udang vaname.

Kalau melihat potensi areal untuk tambak udang Indonesia masih sangat luas mencapai 1,2 juta ha, yang sudah digunakan 420 ribu ha. Meski sempat hancur, saat ini, ekspor udang masih memberikan sumbangan devisa yang tinggi kepada Negara. Ekspor udang menduduki rangking ke 6 terbesar dari semua komoditas ekspor Indonesia

Sumber : Sinar tani

NEWS & UPDATES
Indonesia Mulai Serius Garap Budidaya Tuna
“Jika benihnya nanti tersedia, pembudidaya tidak perlu menangkap benih dari alam yang jumlahnya sudah terbatas,” kata Kepala Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut, Gondol, Bali I Nyoman Adiasmara Giri
10 Juta Ton Beras Bisa Dihasilkan Merauke
Merauke sudah ditetapkan pemerintah Indonesia sebagai Kawasan Usaha Budidaya Tanaman Pangan dan Energi Berskala Luas di Kawasan Timur Indonesia. Kabupaten ini bisa menghasilkan pangan 10 juta ton setara beras.
Merebut Peluang Pasar Global
Mampukah Indonesia memanfaatkan peluang pasar tanaman hias di pasar dunia yang saat ini sedang tumbuh pesat? Pertanyaan ini penting diajukan mengingat dari total nilai transaksi perdagangan tanaman hias dunia sekitar 90 miliar dollar AS, Indonesia baru memetik 0,02 persennya
Pengembangan Kawasan Sayuran Dan Biofarmaka Untuk Peningkatan Eksport
Pengembangan kawasan sayuran dan biofarmaka difokuskan pada beberapa komoditas unggulan yang potensial dikembangkan dan dapat menembus pasar internasional. Komoditas tersebut terdiri atas; Jamur, Kubis, Kentang, Bawang Merah, Tomat, dan Biofarmaka
Terkait Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Krisis Global:
Stasiun televisi CNBC Arabiya merencanakan kunjungan ke Indonesia pada 21-24 Juni 2009. Kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja CNBC Arabiya untuk menayangkan capaian perekonomian Indonesia yang akan dibagi dalam sembilan episode
NEWS FEED
Singapura siapkan pesaing F1, yaitu G1
JP Morgan: Saham emerging market bakal outperform
JAL segera umumkan rencana restrukturisasi mereka
Meja judi bertambah, SJM Holding untung besar
MySpace Bungkus iLike
MySpace perpanjang kontrak Google
Bapepam cabut lagi izin usaha 3 multifinance
Laba LPKR mengalir dari rumah sakit
Disneyland dituntut karyawannya
Gawat, telur ayam Amerika diduga mengandung bakteri
Jumlah pengajuan klaim pengangguran AS capai 500.000
Wah, risiko investasi terus turun
Pertumbuhan ekonomi Jerman melejit sejak reunifikasi
Indonesia ranking satu dalam kunjungan di twitter.com
Warga AS yang mengajukan klaim pengangguran kian banyak
 
About INDOCOMPACT.COM  |  myAccount  |  Register  |  Contact Us  |  Privacy & Policy
copyright © 2010. indocompact.com. All rights reserved.