|
Hanya dengan 100 pohon Kemiri Sunan ( Aleuritus trisperma BLANCO) bisa diperoleh minyak biodiesel 10 ton/ tahun. Hasil minyak tanaman Kemiri Sunan tersebut 4-5 kali lebih tinggi dibandingkan Jarak Pagar dan 2 kali lebih tinggi dibanding Kelapa Sawit. Tanaman ini menurut Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) Dr. M Syakir merupakan tanaman pohon dikotil. Tinggi tanaman ini bisa mencapai lebih dari 10 meter dan diameter batang 1 meter. Kemiri Sunan dapat tumbuh baik di daerah dengan ketinggian maksimum 600 meter di atas permukaan laut (dpl). Dari hasil analisis laboratorium, kadar minyak mentah biji Kemiri Sunan sampai 49-59 persen dan setelah melalui transesterfikasi mencapai 88-91 persen. “Minyak diesel dari Kemiri Sunan bisa dipakai untuk mesin generator dengan bahan bakar 100 persen minyak dari biji Kemiri Sunan, sama halnya Jarak Pagar,” tambah M Syakir di sela-sela Seminar Ilmiah Kemiri Sunan kerjasama Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aneka Tanaman Industri dengan PT Bahtera Hijau Lestari di Sukabumi. Potensi produksi Kemiri Sunan cukup besar. Berdasarkan keragaan di lapangan, tanaman umur 25 tahun bisa menghasilkan 250 kg biji/ tahun. Misalnya satu hektar bisa ditanam 100 pohon, maka bisa dihasilkan 12,5 ton biodiesel. Dengan jarak tanam 8x8 m atau 8x 10 m. Sedangkan produksi minyak mentah dari Kelapa Sawit sekitar 4 ton/ha/ tahun. Bedanya, tanaman Kemiri Sunan belum dibudidaya seperti halnya kelapa sawit. Buah tanaman ini berada di kanopi terminal, buahnya di ujung cabang. Untuk pengembangan budidayanya menurut M Syakir perlu dilakukan penelitian tentang perbanyakan bibitnya secara massal misalnya secara vegetatif. Saat ini, perbanyakan tanaman baru dilakukan dengan setek pucuk. Penelitian ini diharapkan bisa merubah luas kanopi tanaman, membuat tanaman cepat berbuah dan kerapatan tanaman per hektar bisa ditambah. Tanaman yang masih merupakan tanaman liar ini banyak tumbuh di lahan kuburan. Saat ini tanaman banyak tumbuh di Majalengka, Garut, Sumedang dan provinsi Banten. Puslitbangbun sedang bekerjasama dengan PT Bahtera Hijau Lestari dan Pemda Jabar mengembangkan tanaman ini untuk konservasi di Jawa Barat. Banyak Kelebihan Di antara kelebihan yang menonjol tanaman Kemiri Sunan dibanding dengan tanaman biodiesel lainnya adalah kandungan minyaknya yang tinggi (di atas 50 persen), dan potensi produksi tinggi (lebih besar 200 kg/pohon/tahun atau setara dengan 10 ton minyak diesel/ha). Sumber : Sinar Tani |